Wednesday, 16 Jun 2021

Terpidana eks pengurus gereja Main Facebook dari Penjara

Terpidana eks pengurus gereja Main Facebook dari Penjara

Terpidana eks pengurus gereja Main Facebook dari Penjara

ldsindex.org – Syahril Parlindungan Marbun, bekas pengasuh gereja di Depok, Jawa Barat, yang jadi tahanan prostitusi puluhan anak, warnanya sedang bisa mengakses Facebook dari dalam bui lewat handphone. Berita itu dikonfirmasi oleh Kepala Penjagaan Rutan Cilodong, Depok, Numan Fauzi. Syahril saat ini dibui di tempat itu.” Iya betul. Itu terbebas dari pengawasan kita,

Terpidana eks pengurus gereja Main Facebook dari Penjara

” Kita telah melaksanakan langkah- langkah yang sepatutnya dilaksanakan, semacam sidak 2 kali dalam sepekan, kemudian kita telah sediakan alat komunikasi. Tetapi nyatanya senantiasa saja penyimpangan itu terjalin,” imbuhnya. Daya hukum korban- korban Syahril, Azas Tigor Nainggolan, menyesalkan perihal itu. Tigor mengenali berita kalau Syahril dapat mengakses handphone dari dalam sel dari seseorang pemeluk gereja yang bertepatan berapat dengan Syahril di alat sosial Facebook. Dari fitur direct message- nya, Syahril terpantau aktif. Syahril pula aktif membagikan pendapat lewat alat sosialnya

Tigor beriktikad kalau akun itu dioperasikan oleh Syahril dengan cara langsung, bukan lagi dipakai oleh orang lain.” Komentarnya amat spesial, bukan orang lain. Misalnya, terdapat seseorang guru besar hukum tewas, ia( Syahril) posting gambar sang guru besar itu, lalu terdapat perkataan membela sungkawa,” tutur Tigor pada Kompas. com, Kamis.” Ini kan khusus Syahril, kan ia lawyer. Jika aku baca dari screenshot( akun Facebook Syahril) yang dikirim, cirinya amat susah orang lain. Dapat saja ia berargumen orang lain yang membawakannya, tetapi jika dari konten- konten yang diupload ataupun dikomen, itu amat susah orang lain,” ucap Tigor. Syahril didiagnosa 15 tahun bui terpaut susunan kekerasan intim kepada kanak- kanak di suatu gereja di Depok. Sepanjang jadi pengasuh gereja, Syahril yang pula bertugas selaku advokat itu, menggunakan kekuasaannya buat makan sekurang- kurangnya 23 anak sepanjang nyaris 20 tahun terakhir.

Baca Juga : Gereja Timor Leste Mencegah Meningkatnya COVID-19

Putusan 15 tahun bui buat Syahril ialah ganjaran maksimum cocok yang tercetak pada Artikel 82 Hukum No 35 Tahun 2014 mengenai Proteksi Anak. Putusan itu pula lebih berat dari desakan beskal penggugat biasa yang menuntutnya dijatuhi ganjaran 11 tahun bui. Tidak hanya ganjaran 15 tahun bui, Syahril pula dikenai kompensasi Rp 200 juta subsider 3 bulan bui, dan diwajibkan melunasi ubah cedera sebesar Rp 6. 524. 000 subsider 3 bulan bui buat korban awal, kemudian ubah cedera korban kedua senilai Rp 11. 520. 639 subsider 3 bulan bui, cocok desakan beskal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *