Sunday, 19 Sep 2021

Rumah Ibadah 3 in 1 untuk Umat Islam, Kristen, dan Yahudi Dibangun di Jerman

Rumah Ibadah 3 in 1 untuk Umat Islam, Kristen, dan Yahudi Dibangun di Jerman Sebuah rumah ibadah sedang dibangun untuk tiga umat di Berlin, Jerman. Tempat itu disebut House of One untuk Muslim, Kristen dan Yahudi.

Rumah Ibadah 3 in 1 untuk Umat Islam, Kristen, dan Yahudi Dibangun di Jerman

ldsindex – Rumah satu terletak di pusat Berlin. Peletakan batu pertama dilakukan di hadapan seorang imam, imam dan rabi

Masjid, gereja, dan sinagoga dapat dihubungkan di dalam gedung House of One.

Ketiga pemuka agama menyambut baik pembentukan House of One. Rabi Andreas Nachama mengambil “langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan perdamaian antaragama kami.”

Baca Juga : Sejarah Gereja Katedral Jakarta

Kadir Sanci, tokoh yang bisa menjadi imam di House of One, mengatakan proyek ini merupakan simbol kebutuhan di tengah polarisasi yang sedang berlangsung akibat konflik Israel-Palestina pada Mei 2021.

“The House of One mengintegrasikan harapan konstruktif untuk iman dan spiritualitas,” katanya.

Konsep House of One dimulai 10 tahun lalu. Durasi proyek pembangunan bisa berjalan selama empat tahun ke depan dengan biaya 47 juta euro (Rp 818,5 miliar).

Pembiayaan berasal dari pemerintah Jerman dan pemerintah kota Berlin. Ada kampanye penggalangan dana yang tak terhitung jumlahnya.

Baca Juga : Mengenal Seni Teater Rakyat Uyeg Sukabumi Jawa Barat

Walikota Berlin, Michael Muller, hadir pada upacara peresmian House of One. Dalam pidatonya, dia mengutuk cerita kebencian.

Dia mengatakan itu normal bagi dunia untuk menjadi subjek di Berlin, tetapi dia mengatakan tidak ada area dalam masyarakat Jerman di mana kebencian, kekerasan, anti-Semitisme, Islamofobia, rasisme dan pidato rasis tidak memiliki tempat dalam masyarakat Jerman.

Figaro mengatakan bahwa mayoritas penduduk di Jerman adalah Kristen, banyak dari mereka Protestan.

Muslim adalah minoritas dengan perkiraan Ummah di 5,3 dan 5,6 juta masing-masing. Ini setara dengan 6,7 persen dari populasi.