Thursday, 17 Jun 2021

Paus Fransiskus Telah Memperbaruhui Hukum Kanonik

Paus Fransiskus Telah Memperbaruhui Hukum Kanonik

Paus Fransiskus Telah Memperbaruhui Hukum Kanonik

ldsindex.org – Atasan Gereja Kristen Paus Fransiskus menginovasi hukum pidana dalam Gereja Kristen, Selasa( 1 atau 6 atau 2021). Tahap ini didapat ganti bertepatan bersama dengan permasalahan pedofilia di Gereja Kristen. Pembaruan itu antara lain menambahkan wejangan buat memidana kesalahan pelecehan intim, yang sudah lama disorot oleh para penggerak, bertepatan permasalahan pedofilia oleh pemimpin. Perbaikan ganjaran kejahatan dalam Buku Hukum Kanonik ini sudah dicoba dalam sistem yang jauh. Cara ini mengaitkan banyak masukan dari pakar hukum kanonik serta kejahatan dan memikirkan aduan oleh para korban pelecehan intim, serta yang lain.

Paus Fransiskus Telah Memperbaruhui Hukum Kanonik

Perihal yang disoroti oleh para korban merupakan perkata dalam Buku Hukum Gereja yang ditaksir sudah lusuh serta tidak tembus pandang. Dalam badan awal di pergantian itu, Paus Fransiskus menulis tujuan perbaikan merupakan buat“ penyembuhan kesamarataan, pembaruan untuk pelanggar, serta koreksi kasus”. Semenjak dilantik jadi Paus kepada 2013 kemudian, Paus Fransiskus sudah mengusahakan menanggulangi kasus pelecehan intim sejauh puluhan tahun yang mengaitkan para pemimpin Kristen di seluruh bumi.

Biarpun sedemikian itu, banyak penggerak anti pedofilia yang bersikukuh kalau sedang banyak aksi yang harus dicoba buat menanganinya. Salah satu tahap yang dicoba oleh Paus asal Argentina itu yakni melangsungkan pertemuan tingkatan besar gereja, Mengenai pelecehan intim oleh pemimpin. Ulasan yang belum sempat terjalin di awal mulanya itu terjalin kepada 2019.

Dikala itu, Paus Fransiskus terbatas mencabut determinasi kerahasiaan yang menghalangi pelacakan pelecehan kepada pemimpin, dan sebagian tahap yang lain. Walaupun sedemikian itu, pergantian dikala ini tidak dengan cara akurat menguraikan pelanggaran intim kepada anak di dasar baya. Tetapi Mengenai itu merujuk kepada pelanggaran kepada“ Perintah Allah” yang keenam, bertepatan pantangan perzinahan.

Baca Juga : 100 Ikan Mati di Gereja Singapura

“ Seseorang pemimpin harus dilepas dari jabatannya serta dihukum‘ dengan ganjaran lain yang seimbang’, bila ia laksanakan pelanggaran semacam itu bersama dengan anak di dasar baya,” catat pembaruan hukum kanonik itu mengutip AFP kepada Selasa( 1 atau 6 atau 2021). Begitu pula, pada pemimpin yang melindungi ataupun ajak anak di dasar umur” buat mengekspos dirinya dengan cara pornografi ataupun buat mengutip badan dalam sikap pornografi”, Hingga ia bisa dihukum bersama dengan tahap yang serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *