Thursday, 2 Dec 2021

Mengenal Apa dan Siapakah Roh Kudus Itu ?

Mengenal Apa dan Siapakah Roh Kudus Itu ? Orang Kristen percaya bahwa Roh Kuduslah yang membuat orang percaya kepada Yesus. Dia terhitung mengizinkan mereka untuk mengejar kehidupan Kristen.

Mengenal Apa dan Siapakah Roh Kudus Itu ?

ldsindex – Roh hidup dalam seluruh orang Kristen sejati. Tubuh setiap orang Kristen adalah bait area Roh berdiam. Roh Kudus disebut “penghibur” atau “penolong” (bahasa Latin untuk paraclete, Yunani, paraclete) dan menuntun ke jalan kebenaran. Karya roh dalam kehidupan diyakini memiliki konsekuensi positif, yang dikenal sebagai buah roh.

Baca Juga : Apakah Indulgensi dan Sakramen Tobat Tidak Dapat Menghapuskan Hukuman Dosa?

Rasul Paulus mengajarkan bahwa para pengikut Kristus mesti dikenali berasal dari buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kelembutan, kelembutan, kesetiaan, kelembutan, dan pengendalian diri.

Orang Kristen terhitung percaya bahwa Roh Kudus memberikan karunia (kemampuan) spesifik kepada orang Kristen. Dengan kata lain, itu terhitung karunia karismatik layaknya nubuat, pidato, penyembuhan, dan pengetahuan.

Orang-orang Kristen arus utama dengan pandangan “sessionis” percaya bahwa karunia-karunia ini diberikan hanya sepanjang masa Perjanjian Baru. Orang Kristen hampir secara universal percaya bahwa “karunia roh” yang lebih duniawi masih berguna hingga sekarang, namun di segi lain itu adalah karunia pelayanan, pengajaran, pemberian, bimbingan, dan belas kasihan. Dalam denominasi Kristen tertentu, pengalaman Roh Kudus digambarkan sebagai urapan. Di gereja-gereja Afrika-Amerika, pengalaman Roh Kudus digambarkan sebagai “sukacita”.

Baca Juga : Reog Kendang, Perpaduan Musik Kendhang dan Seni JarananĀ 

Orang Kristen percaya bahwa Roh Kuduslah yang dimaksud disaat Yesus menjanjikan “penghibur” (artinya “penguat”) dalam Yohanes 14:26. Setelah kebangkitan, Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya, “Baptislah dengan Roh Kudus.” Janji ini digenapi dalam peristiwa-peristiwa yang dilaporkan dalam Kisah Para Rasul 2.

Pencurahan Roh Kudus berlangsung pada hari Pentakosta, 10 hari sehabis Yesus naik ke surga, atau 50 hari sehabis Yesus dibangkitkan berasal dari kematian. Acara ini akan berlangsung di ruangan di atas Yerusalem. Angin kencang bertiup dan kata aneh nampak di kepala murid-murid Yesus. Setelah itu, banyak yang mendengar para murid berbicara dalam beraneka bahasa. Menurut Alkitab, murid-murid Yesus sanggup mempertobatkan 3.000 jiwa pada hari mereka menerima Roh Kudus. Masing-masing berasal dari mereka menyerahkan dirinya untuk dibaptis (Kisah Para Rasul Bab 2).

Injil Yohanes berfokus pada pertolongan Roh Kudus kepada murid-muridnya, bukan apa yang dilaksanakan Roh Kudus bagi Yesus. Kristologi “tinggi” ini, yang paling mempengaruhi pertumbuhan setelah itu berasal dari doktrin Tritunggal, berpikiran Yesus sebagai domba kurban. Dia telah berkunjung ke situs kami agen bola Online untuk menjadikan uang kalian berlipat ganda. manusia untuk melimpahkan roh Tuhan kepada umat manusia.