Thursday, 17 Jun 2021

Gereja Timor Leste Mencegah Meningkatnya COVID-19

Gereja Timor Leste Mencegah Meningkatnya COVID-19

Gereja Timor Leste Mencegah Meningkatnya COVID-19

ldsindex.org – Negeri kecil yang belum menulis satu juga kematian dampak virus lagi berjuang melawan lonjakan jumlah permasalahan baru- baru ini, memberi tahu UCA News. Gereja Kristen di Timor- Leste berkata, lagi tingkatkan usaha buat menolong menahan lonjakan permasalahan COVID- 19 baru- baru ini yang sudah memforsir penguasa buat mempraktikkan lockdown di 3 kota.

Gereja Timor Leste Mencegah Meningkatnya COVID-19

Negeri sama tua jagung yang kebanyakan berkeyakinan Kristen itu, sudah menulis 229 peradangan, dekat 95 di antara lain merupakan permasalahan aktif, di 5 kota semenjak 7 Maret. Selaku asumsi, penguasa sudah meresmikan lockdown di Kota Dili, Baucau, serta Viqueque. Pastor Angelo Salshina, pimpinan regu sokongan pastoral COVID- 19 Keuskupan Agung Dili berbicara, dalam bagan menjawab suasana yang membahayakan ini, para pemimpin, suster, serta pekerja gereja di keuskupannya dikerahkan buat menolong membenarkan banyak orang mengutip aksi pencegahan

“ Kita pula menggunakan program katekese online sepanjang era Prapaskah buat melaksanakan kampanye pemahaman mengenai gimana menjauhi penjangkitan ataupun penyebaran virus,” tuturnya pada UCA News. Banyak orang sedang tidak menyangka sungguh- sungguh virus itu, paling utama sebab belum terdapat seseorang juga di negeri itu yang tewas karenanya, tuturnya pada UCA News.

Pastor Salshina meningkatkan, mereka pula membagikan pengarahan pada penderita yang dirawat di rumah sakit ataupun dikarantina di rumah.“ Mereka mempunyai no telepon pastor serta biarawati buat tujuan ini. Mereka dapat bertamu kita bila saja,” tuturnya. Bersama dengan tubuh sosial Gereja, Caritas, mereka pula berusaha membagikan dorongan peralatan pada banyak orang yang rentan semacam yang terjalin tahun kemudian kala permasalahan COVID- 19 awal ditemukan di negeri itu. Bagi Rui Maria de Araujo, mantan kesatu menteri serta saat ini ketua usaha anti- COVID- 19, tidak banyak masyarakat Timor Leste yang kelihatannya meluhurkan ketentuan jarak sosial di bunda kota Dili.

Baca Juga : Peluncuran Peta Islam Dikecam Gereja Katolik Austria

Ia berdialog pada rapat pers 18 Maret buat memublikasikan 13 permasalahan terkini serta menerangi kemampuan permasalahan dalam mengatur virus, Di tempat terpisah, Kesatu Menteri Taur Matan Ruak berkata dalam suatu statment, penguasa lagi menyiapkan asumsi sosial ekonomi buat menolong masyarakat yang terserang akibat, paling utama mereka yang kehabisan profesi. Penguasa, tuturnya,“ pula hendak menuntaskan sokongan buat mahasiswa yang terpisah dari keluarga mereka serta buat personel garis depan yang melawan penyakit ini tiap hari.” Ia pula mengatakan, penguasa lagi berusaha buat memesatkan usaha vaksinasi. Ada pula gelombang awal vaksin AstraZeneca diharapkan datang pada dini April buat 33. 000 orang, dengan pengiriman kedua serta lebih besar pada Mei.

Selaku data, Rui Araújo, Ketua Regu Penangkalan serta Penyelesaian COVID- 19 Ruang Suasana Pusat Manajemen Darurat Terstruktur( CIGC) menarangkan, dalam 24 jam terakhir 3 penderita membaik dari penyakit itu. Jumlah permasalahan tertera terbanyak, ialah 26 permasalahan, terjalin di Aldeia 20 de Setembro( Bebonuk) di Dili sehabis kontak yang besar di wilayah itu. Sehabis kasus- kasus ditemukan, badan Kepolisian Nasional Timor- Leste( PNTL) melaksanakan pembedahan di area Bebonuk, yang dikira selaku“ alam merah”, buat mensupport regu pengawas dalam melacak kontak penderita yang positif. Euclides Belo, panglima kedua PNTL di Dili, mengonfirmasikan pada Lusa, pembedahan itu dimaksudkan buat menjamin disiplin kepada pengurungan rumah harus atawa lockdown. Juga pada dikala yang serupa, membolehkan pengetesan kontak permasalahan yang sudah dikonfirmasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *