Tuesday, 11 May 2021

7 Fakta Unik Laut Mati, Destinasi Favorit Wisatawan Dunia

7 Fakta Unik Laut Mati, Destinasi Favorit Wisatawan Dunia

7 Fakta Unik Laut Mati, Destinasi Favorit Wisatawan Dunia

 

Laut Mati yang terletak di Yordania merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di dunia. Terbentang sampai ke Israel dan Palestina, Laut Mati setiap tahunnya senantiasa dikunjungi banyak wisatawan.
Namun, tak cuma menyajikan letak geografis yang unik, nyatanya Laut Mati juga mempunyai fakta unik yang menarik untuk disimak. Untuk itu, tersebut tujuh fakta unik Laut Mati yang mesti diketahui.

1. Laut Mati Bukanlah Laut
Laut Mati atau dikenal juga sebagai Laut Asin, sebenarnya adalah danau garam. Perairan ini mempunyai satu sumber air utamanya, yakni Sungai Jordan yang mana tidak mengakses ke laut.
Sifatnya yang terkurung daratan mengakibatkan air menguap dan meninggalkan garam di dalam kuantitas besar. Saking banyaknya kuantitas kandungan garam di Laut Mati, orang-orang yang berkunjung bisa mengapung di atasnya.

2. Laut Mati Sumber Kehidupan Mikroba
Kandungan garam di Laut Mati terlalu tinggi bagi tumbuhan atau hewan untuk bertahan hidup, namun para ilmuwan menemukan bahwa ada kehidupan mikroba di dasar perairan payau ini.

3. Laut Mati Bukanlah Danau Paling Asin di Dunia
Selalu disebut-sebut sebagai perairan paling asin di dunia, Laut Mati juga ke di dalam anggota danau hipersalin yang mempunyai salinitas lebih dari 30 persen. Danau asin yang menduduki rangkaian pertama adalah Don Juan Pond di Antartika, dengan salinitas lebih dari 40 persen. Sedangkan Laut Mati mempunyai salinitas lebih dari 34 persen.

4. Pantai Laut Mati adalah Titik Terendah Bumi di Daratan
Pantai yang melingkari Laut Mati berada kurang lebih 1.400 kaki di bawah permukaan laut yang menjadikannya titik paling rendah di Bumi, yang bisa di lewati manusia dan mempunyai hawa terbuka yang cukup. Di bawah permukaannya, perairan danau itu turun lebih dari 1.000 kaki, menjadikannya danau hipersalin terdalam di dunia.

5. Cuaca di Laut Mati Selalu Cerah
Awan mendung dan juga hujan terlalu sedikit dan jarang berlangsung di kurang lebih Laut Mati. Di musim dingin, iklim di kawasan ini berkisar kurang lebih 21 derajat Celsius yang tergolong tidak ekstrem.
Di musim panas, suhu bisa mencapai lebih dari 37 derajat Celsius. Meskipun senantiasa cerah, sebenarnya Laut Mati merupakan salah satu tempat yang lebih safe terpapar sinar matahari, sebab sinar UVB lebih lemah di lokasi ini.

6. Laut Mati Menghasilkan Lebih dari Sekadar Bebatuan yang Tertutup Garam
Tepi Laut Mati mengkristal akibat perairan asin, namun hal ini bukan satu-satunya hal yang berlangsung di Laut Mati. Beberapa blok aspal juga ditemukan mengapung di kurang lebih Laut Mati. Orang Mesir kuno mengfungsikan aspal-aspal Laut Mati ini untuk sistem mumifikasi mereka.

Kunjungi Juga : Situs Artikel Online Publik Terbaru

7. Laut Mati Dipercaya Dapat Menyembuhkan Penyakit
Banyak yang mengklaim bahwa danau ini adalah surga untuk penyembuhan, dan lumpurnya digunakan untuk beragam produk kecantikan. Meskipun beberapa klaim tetap perlu bukti ilmiah, namun hal ini bisa dibuktikan dengan tekanan atmosfer yang lebih tinggi, dan juga kuantitas alergen yang rendah dan kandungan oksigen yang sedikit lebih tinggi dari permukaan laut.
Laut Mati secara analisis merupakan tempat yang baik untuk menghirup hawa segar. Kandungan mineral perairannya juga berfungsi bagi tubuh. Siapa pun yang berkunjung ke Laut Mati dapat menjadi lebih baik sesudah seharian relaksasi dan berjemur di bawah sinar matahari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *