Monday, 20 Sep 2021

7 Fakta Unik Bulan, Benda Langit yang Setia Mengelilingi Bumi Kita

7 Fakta Unik Bulan, Benda Langit yang Setia Mengelilingi Bumi Kita

7 Fakta Unik Bulan, Benda Langit yang Setia Mengelilingi Bumi Kita

Tanggal 20 Juli 1969 adalah hari di mana manusia pertama kali terjadi di bulan. Meski kebenaran seputar perihal itu tetap menjadi pro kontra, tetapi kami semua sepakat bahwa bulan punyai peran yang penting bagi bumi dan isinya.
Pasang Bola
Untuk mengenal bulan lebih dekat, liat yuk 7 fakta menarik berkenaan bulan! Geser layarmu ke bawah, ya!

1. Terbentuk 4,53 miliar tahun yang lalu

Kita semua tahu bahwa bulan merupakan satelit bumi satu-satunya. Namun, tahukah anda terkecuali bulan terbentuk lebih kurang 4,53 miliar tahun yang lalu?

Bulan terasa terbentuk lebih kurang 30-50 juta tahun sehabis pembentukan tata surya, tahu laman Space Facts. Sementara, bumi sendiri terbentuk lebih kurang 4,54 miliar tahun yang lalu.

Selisih ‘kelahiran’ bumi dan bulan sebetulnya begitu dekat, ya? Lebih lanjut, para astronom dan peneliti menduga bahwa bulan terbentuk sehabis benda seukuran Mars menghantam bumi. Materialnya meledak ke ruang angkasa dan selanjutnya membentuk bulan. Namun, perihal ini tetap diperdebatkan, ungkap laman Space.com.

2. Gravitasi di bulan jauh lebih kecil dari bumi

Bumi punyai gravitasi sebesar 9,8m/s². Sementara, gravitasi di bulan jauh lebih kecil, yakni 1,62m/s². Gravitasi di bulan lebih kecil dan lemah sebab ukurannya yang lebih kecil dibandingkan bersama bumi. FYI, bumi punyai diameter lebih kurang 12.742 km waktu bulan punyai diameter lebih kurang 3.474 km, yang berarti 1/4 dari ukuran bumi.

Karena gravitasinya yang lebih rendah inilah berat badan kami dapat ‘menyusut’ di bulan. Sehingga, berat badan kami dapat menjadi 16,5 % dari berat badan normal kami di bumi. That’s why, para astronaut di bulan bisa melompat dan terjadi bersama ringan. Tentu saja, terkecuali astronaut itu kembali ke bumi, berat badannya dapat kembali seperti sedia kala.

3. Bulan menyingkirkan dari bumi 4 cm per tahun

Tahukah anda bahwa bulan perlahan-lahan bergerak menjauhkan bumi? Faktanya, menurut penelitian, bulan menjauhkan bumi lebih kurang 4 cm tiap tiap tahunnya. Jika ini tetap terus terjadi sepanjang 50 miliar tahun ke depan, maka bulan membutuhkan waktu lebih kurang 47 hari untuk mengorbit bumi, bukan 27,3 hari seperti sekarang, tutur laman Space Facts.

Tenang, bulan tak dapat meninggalkan kita, kok! Diprediksi, matahari dapat mengerahkan gunakan surut di bumi dan memperlambat putarannya. Efeknya, nanti bumi dapat menarik kembali bulan lebih dekat. Namun, ini membutuhkan waktu yang benar-benar lama, yakni sampai ratusan miliar tahun, tahu laman Forbes.

4. Tidak ada atmosfer di bulan

Berbeda bersama bumi, bulan tidak punyai atmosfer, lho! Ini sebab bulan punyai ukuran yang lebih kecil bersama medan magnet yang lemah. Sebaliknya, planet kami punyai lebih banyak massa untuk menghindar atmosfer dan juga medan magnet yang kuat untuk melindunginya, ungkap laman Forbes.

Namun, di jaman lantas bulan pernah punyai atmosfer, lho! Diperkirakan, atmosfer ini ada lebih kurang 3,5 miliar tahun yang lalu. Atmosfer itu begitu tipis dan cuma bertahan lebih kurang 70 juta tahun saja. Jejak-jejak atmosfer ini diteliti dari zat yang tertinggal di bulan, seperti karbon monoksida.

5. Bulan adalah satelit terbesar kelima di tata surya

Fakta menarik selanjutnya, bulan merupakan satelit terbesar kelima di tata surya. Di urutan pertama, ada Ganymede, satelit yang beredar dan mengelilingi planet Jupiter. Ganymede punyai diameter 5.262 km. Disusul di urutan ke-2 ada Titan, satelit planet Saturnus yang punyai diameter lebih kurang 5.150 km.

Di posisi ketiga ada Callisto, yang merupakan satelit terbesar ke-2 dari planet Jupiter. Callisto punyai diameter 4.821 km, lantas disusul bersama Io yang juga satelit dari planet Jupiter. Ukurannya sedikit lebih besar dari bulan, yakni 3.643 km. Dan di posisi kelima ada bulan yang punyai diameter 3.475 km, terang laman World Atlas.

6. Bagaimana permukaan bulan itu?

Penasaran, seperti apa sih permukaan bulan itu? Berdasarkan penjelasan dari astronom yang pernah menyinggahi bulan, permukaan bulan terdiri dari sisa-sisa gunung berapi yang udah mati, kawah dan sisa aliran lava. Permukaan ini keluar berbatu, tandus dan punyai warna kelabu, ungkap laman Space.com.

Menurut penelitian, di awal sejarahnya, anggota di dalam bulan cukup cair untuk membuahkan gunung berapi, meskipun bersama cepat dapat mendingin dan mengeras. Kerak bulan terdiri dari permukaan berbatu yang ditutupi bersama regolith.

7. Kita tidak bisa bernapas di bulan

Sayang sekali, kami tidak bisa bernapas bersama bebas di bulan sebagaimana kami bernapas di bumi. Justru, terkecuali kami melepas pakaian astronaut kami dan memaksa bernapas, kami dapat mengalami persoalan kesehatan serius, yakni ebullisme dan kekurangan oksigen, ungkap Ganesh Subramaniam, seorang operator radio dan astronaut amatir.

Ebullisme sendiri adalah pembentukan gelembung dan cairan tubuh sebab pengurangan tekanan di sekitar. Tekanan pada permukaan bulan benar-benar rendah sehingga titik didih di dalam tubuh mengalami penurunan di bawah suhu normal tubuh. Pembentukan gelembung gas ini dapat memicu kami membengkak, apalagi sampai 2 kali lipat dari ukuran normal tubuh!

Sementara, bahaya benar-benar lainnya adalah kekurangan oksigen. Setelah 10 detik ‘bernapas’ di hawa bulan, tubuh dapat secara otomatis memanfaatkan semua cadangan oksigen dan memicu kami kehilangan kesadaran. Jadi, dapat benar-benar berbahaya misalnya kami melepas pakaian astronaut di bulan!

Kunjungi Juga : Situs Artikel Online Publik Terbaru

Nah, itulah 7 fakta menarik seputar bulan yang jarang orang ketahui. Fakta mana yang paling membuatmu terkejut?